watchonlinemoviez.net

Perkembangan Permainan Judi Online di Dunia

Page 4 of 4

Iflix Aplikasi Nonton Tanpa Takut Biaya

Hampir sama dengan Netflix, Hooq, Amazon Prime Video, Viu, Catchplay, dan juga Genflix. Aplikasi ini merupakan layanan Video On Demand , yang menyediakan aplikasi streaming film hingga acara-acara televisi tertentui. Iflix itu sendiri berasal dari negara tetangga, yaitu : Malaysia. Saat ini, penggunannya sudah menyebar hingga ke negara Filipina, Thailand, Vietnam, Srilangka dan sudah pasti Indonesia ikut serta dalam penggunaan aplikasi ini.

Iflix ramai sekali diperbincangkan pada tahun 2016 setelah peluncuran resminya. Konten yang disediakan tidak jauh berbeda dengan aplikasi tv online lainnya, seperti streaming Film dan juga serial tv dapat dilihat di aplikasi ini. Dari film box office hingga kartun kesukaan anak-anak pun hadir dalam aplikasi iflix ini.

Tarif Pemakaiannya

Untuk pemakai iflix tidak perlu khawatir, tarif yang digunakan cukup murah untuk aplikasi yang satu ini. Iflix juga menggandeng beberapa penyedia layanan internet dan seluler sebagai mitra,sehingga pelanggan Indihome,Indosat Ooredoo atau XL dapet mengakses layanan ini secara Cuma-Cuma. Jika kamu pengguna XL, sekarang kamu bisa langsung nonton di iflix. Saat ini XL sedang bekerjasama dengan iflix yang memberikan akses tanpa biaya berlangganan senilai (Rp. 39.000 / bulan).

Untuk pengguna layanan internet telkom Indihome, kalian bisa menikmati layanan ini secara gratis selama 1 tahun lamanya.Untuk pelanggan GIG Indosat Ooredoo bisa mendapatkan gratis selama 6Bulan lamanya.

Konten Yang Dapat Anda Nikmati

Ada beberapa konten yang dapat anda saksikan di iflix. Konten ini ada yang bergenre : Comedy, Action, Horor, Romance, Indonesia, Chinese, Thriller, Kids and Sci-Fi.Jenisnya berupa: Serial Televisi, Film/Movies, Tontonan Anak-anak. Meskipun begitu, boleh diakui masih banyak kekurangan dari iflix ini.

Ada di beberapa serial televisi, beberapa partnya tidak lengkap, namun tidak semua begitu. Hanya di beberapa tv serial tertentu saja yang memang belum terlengkapi oleh aplikasi iflix ini.

Kalau mengenai konten film anak-anak. Iflix hadir dengan beragam film kartun yang seru, lucu dan juga menggemaskan. Tak kalah juga, iflix menyediakan film yang khusus untuk balita pada section preschool favorite.

Beragam Review Setelah Menonton

Secara menyeluruh. Layanan ini masih masuk kedalam kategori sangat baik, karena akses websitenya cepat dan mudah untuk navigasi. Hanya tersendat di beberapa kendala saja , seperti :

1.Well, this is embrassing, something wrong with this video.
2.Sorry, This video not found or it is not published

Apa Sih, Untungnya Berlangganan Iflix

Jangan khawatir, untuk anda yang berlangganan akan mendapatkan keuntungan berupa :
•Streaming film tanpa harus repot berurusan dengan iklan
•Akses website yang cepat dan mudah menjadi kuncinya
•Film yang banyak dan juga seru-seru
•Pilihan jenis video lengkap
•Resolusi video juga lumayan tinggi
•Dapat di save kedalam bentuk offline
•Sudah tersedia kantor perwakilan di indonesia dengan customer service responsife dan juga berbahasa indonesia

Sedikit Kekurangan Iflix

Setiap suatu aplikaasi baik berbasis online ataupun tidak, pasti memiliki sedikit kekurangan dalam pembuatannya. Baik dalam bentuk ataupun isi, pasti kekurangan itu akan selalu hadir. Namun, bukan berarti kekurangan itu menjadi suatu kelemahan bagi produk tersebut namun halnya, itu suatu upaya untuk kedepannya aplikasi itu mengeluarkan sesuai yang diminta oleh pelanggan. Untuk kekurangan iflix sendiri berupa :

•Film yang masih kurang up to date
•Film sering sekali mendapat respon “Not Found”
•Subtitle bahasa indonesia kerap kali menghilang
•Episode untuk yang tv serial masih ada beberapa yang belum lengkap

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai tarif dan juga review masyarakat mengenai tv online yang marak di perbincangkan dan juga telah di pergunkan di Indonesia ini. Layanan yang seperti ini, dapat diharapkan memenuhi kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen, sehingga tingkat pembajakan film-film yang terjadi di Indonesia ini bisa menurun dan kalau perlu semakin berkurang. Karena itu bisa merugikan beberapa PH production yang menanyangkan film tersebut , serta menjelekkan perfilmman yang tayang di Indonesia ini.

Langganan Netflix Atau Hulu: Mana Yang Lebih Baik?

Biaya yang ditawarkan Netflix sedikit rumit.
(Source: www.pexels.com)

Beberapa tahun yang lalu, masyarakat hanya dibuat bingung dengan acara apa yang akan mereka tonton di televisi. Akan tetapi, semenjak jasa streaming video semakin gencar, masyarakat kini tidak hanya dibuat bingung akan acara apa yang akan ditonton, tetapi juga akan jasa streaming video apa yang harus dipakai dan mana yang memiliki tawaran paling menggiurkan.

Sekarang, sulit untuk mengingat masa dimana jasa streaming video masih belum beredar dimana saja. Bahkan, rasanya sulit sekali melihat sebuah perangkat, baik itu ponsel maupun komputer, yang tidak memiliki jasa streaming video dari salah satu perusahaan besar seperti Netflix atau Hulu. Lalu, mana jasa yang paling direkomendasikan? Haruskah seseorang langganan Netflix, atau malah langganan Hulu? Namun sebelum itu, simak sejarah kedua jasa streaming video tersebut.

Netflix Berawal Sebagai Penyedia DVD

Walaupun baru dikenal di luar Amerika Serikat sekitar tahun 2016, akan tetapi ternyata Netflix sudah memulai bisnis mereka di tahun 1997 sebagai sebuah perusahaan penyedia DVD seperti Blockbuster. Akan tetapi pada tahun 2007, Netflix mulai menawarkan jasa streaming konten yang kemudian menjadi bisnis utama mereka. Meski begitu, mereka masih tetap menawarkan jasa rental.

Sekarang, Netflix memiliki 151 juta anggota di seluruh dunia. Sementara di Amerika, anggota Netflix mencapai 60.1 juta. Bahkan, sebanyak 2.41 juta masih menjadi member Netflix dalam jasa rental DVD. Walaupun film merupakan salah satu alasan untuk menonton Netflix, namun akhir-akhir ini para pengguna jasa tersebut lebih menggunakan Netflix sebagai jasa untuk menonton acara televisi. Hal ini menciptakan budaya binge watch. Sebab, banyak program televisi yang ditawarkan Netflix sudah memiliki episode komplit. Sehingga banyak orang-orang menggunakan Netflix sebagai medium untuk catch up.

Hulu Lebih Menyasar Program Televisi

Sementara Netflix berfokus pada film, Hulu lebih kepada program televisi. Diluncurkan pada tahun 2008, Hulu banyak digunakan sebagai jasa pencari program televisi. Namun sayangnya, Hulu hanya dapat digunakan di Amerika saja. Sehingga bagi para pengguna Hulu di negara lain, mereka harus menggunakan jasa VPN agar dapat menembus batas internet. Baru-baru ini, Hulu sudah mencapai sebanyak 28 juta anggota.

Perbandingan Harga

Dahulu, Hulu menawarkan jasa gratis kepada penggunanya. Namun, mereka tidak menggunakannya lagi karena dengan gratis, Hulu hanya memiliki acara yang sangat sedikit dan dipenuhi dengan iklan. Sekarang, Hulu menawarkan harga sebanyak Rp 83 ribu perbulan. Meski harga sangatlah terjangkau dan relatif lebih murah dibandingkan dengan Netflix, tetapi Hulu masih menampilkan iklan. Apabila ingin menghilangkan iklan, Anda harus membayar biaya tambahan sebesar Rp 167 ribu perbulan. Hulu dapat digunakan oleh dua sampai tiga layar dalam waktu yang bersamaan. Sementara untuk profil, setiap akun hanya diperbolehkan memiliki enam profil yang berbeda.

Sementara untuk Netflix, biaya yang ditawarkan sedikit rumit. Semenjak tahun 2019, harga langsung melambung tinggi dengan kisaran Rp 125 ribu perbulan hanya untuk penayangan dalam satu layar. Sementara untuk penayangan di dua layar secara bersamaan dengan resolusi HD, Anda harus membayar sekitar Rp 181 ribu perbulan. Apabila Anda memiliki anggota keluarga yang banyak dan mereka juga ingin menikmati jasa streaming Netflix, Anda dapat membayar sebesar Rp 224 ribu perbulan untuk penayangan dalam empat layar dan resolusi Ultra HD. Seluruh jasa streaming Netflix, baik itu dengan harga paling murah sekalipun, tidak menawarkan iklan sama sekali. Untuk profil per akun, Anda dapat memiliki lima profil yang berbeda.

Konten Yang Ditayangkan

Konten merupakan hal yang paling krusial yang ditawarkan oleh jasa streaming video. Walaupun Netflix dulunya adalah tempat rental DVD dan lebih berfokus pada film, tetapi dalam jasa streaming video, Netflix hanya memiliki sekitar 31 judul film jika dibandingkan dengan daftar IMDb Top 250. Namun, hal tersebut ternyata masih lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah film yang dimiliki Hulu. Apabila ditotal, Netflix telah mengurangi film yang mereka sediakan sebanyak 2 ribu judul sejak tahun 2010. Namun dibalik hal itu terdapat sebuah alasan yang bagus. Sebab, kini Netflix lebih berfokus pada program televisi. Banyak sekali program original dari Netflix yang ditayangkan per season. Dan biasanya, satu season memiliki 10 hingga 13 episode yang langsung ditaruh di Netflix. Sehingga penggunanya dapat langsung menonton secara berturut-turut.

Untuk Hulu sendiri, Anda mungkin akan berpikir bahwa mereka memiliki posisi yang lebih baik dibandingkan dengan Netflix karena Hulu pernah dipegang oleh tiga jaringan TV kabel. Namun, beberapa program televisi yang tidak diproduksi oleh tiga jaringan TV kabel tersebut hanya akan berada di Hulu tergantung kontrak. Apabila kontrak tayang tersebut habis, maka seluruh episode yang ada di Hulu akan hilang. Akan tetapi, untuk program televisi yang sedang tayang, Anda dapat menonton episode selanjutnya dengan melakukan pembayaran ekstra. Sementara Netflix, Anda harus menunggu setidaknya seminggu setelah program televisi tersebut selesai, baru Anda dapat menonton episode barunya.

Program Eksklusif dan Original

Hulu memiliki beberapa program yang eksklusif seperti Rick and Morty, Seinfeld, dan South Park. Selain itu, mereka juga menayangkan beberapa program original seperti The Handmaid’s Tale dan Castle Rock. Karena program-program inilah pengguna Hulu meningkat secara drastis selama dua tahun belakangan ini.

Tidak kalah dengan Hulu, Netflix juga memiliki banyak program eksklusif. Bahkan, mereka rela mengeluarkan banyak uang untuk menayangkan Friends sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan kembali sitkom tersebut ke generasi baru. Namun, Netflix lebih dikenal dengan banyaknya konten original yang sangat fenomenal seperti Ozark, 13 Reasons Why, House of Cards, Orange Is The New Black, dan BoJack Horseman. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki beberapa film original seperti Bird Box dan Outlaw King.

Apabila Anda seorang pecinta film, maka Hulu adalah pilihan terbaik Anda karena katalog film yang dimiliki oleh Netflix tidak terlalu lengkap. Meskipun Anda harus melihat iklan di sela-sela ketika Anda sedang menonton, namun Hulu menawarkan harga yang lebih murah. Namun, apabila Anda pecinta program televisi dan ingin mengikuti acara apa saja yang sedang hits dibahas oleh masyarakat, maka Netflix adalah pilihan yang sangat tepat. Anda juga tidak perlu khawatir akan terus streaming karena kedua jasa tersebut menyediakan fitur untuk mengunggah apa yang ingin Anda tonton di kemudian hari. Langganan Netflix atau Hulu, semua pilihan ada di tangan Anda.

Fakta-Fakta Unik Netflix yang Belum Diketahui

Apakah Anda adalah salah satu penikmat film atau tv show yang ada di Netflix? Saat ini platform penyedia layanan streaming video tersebut sudah sangat digandrungi oleh semua orang. Banyak serialnya yang menjadi sangat terkenal dan jadi pembicaraan sesama penggemar. Misalnya Orange Is The New Black, Stranger Things, Black Mirror dan 13 Reasons Why.

Pemilihan Nama

Karena memilih nama yang tepat untuk sebuah perusahaan adalah hal yang sangat membutuhkan pertimbangan, awalnya Netflix memiliki nama yang berbeda loh! Ada beberapa nama yang menjadi bahan pertimbangan pihak perusahaan, misalnya Directpix.com, Replay.com serta Luna.com. Bahkan ada satu nama yang sudah dipakai selama beberapa waktu adalah Kibble.com, yang lebih dikenal sebagai makanan hewan peliharaan. Hingga akhirnya ditetapkanlah nama Netflix yang dikenal hingga saat ini oleh semua orang.

Usia Netflix Ternyata Lebih Tua dari Google

Siapa sih yang tidak mengenal search engine terpopuler di seluruh dunia, Google? Google diciptakan pada tahun 1998 pada tanggal 4 September di Amerika Serikat. Nah, mesin pencari ini ternyata masih lebih muda dibandingkan dengan Netflix. Layanan penyedia berbagai tv show dan film ini sudah hadir sejak 29 Agustus 1997. Pada saat itu, mereka hanya menyediakan layanan berlangganan DVD atau secara sederhana, dapat dikatakan sebagai tempat penyewaan DVD. Periode ini berlangsung sampai 2007 hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mengubahnya menjadi layanan streaming video.

Awalnya Pelanggan Mendapat Konten Dewasa


Di tahun 1998, pelanggan pertama Netflix mendapatkan konten pornografi. Marc Randolph, sebagai co-founder Netflix ingin menawarkan rekaman Presiden Bill Clinton memberikan testimoni mengenai keterlibatannya dengan Monica Lewinsky. Namun video tercampur secara acak. Akibatnya ratusan pelanggan mendapatkan DVD porno yang berasal dari China.

Karyawan Barunya Mendapat Gaji yang Cukup Besar

Perusahaan Netflix menawarkan nominal gaji yang cukup besar, yaitu mulai dari 17,3 USD per jamnya. Angka ini jika dirupiahkan yaitu sekitar 245 ribu rupiah. Nilai yang cukup fantastis bukan? Dengan melihat besaran pendapatan yang ditawarkan, siapa sih yang tidak mau bekerja di Netflix?

Netflix Memberikan Spoiler


Jika mendapatkan bocoran cerita tentang film yang belum kita tonton dari orang sekitar rasanya sangat menyebalkan, ya. Nah, Netflix melakukan ini loh! Platform ini tidak mempedulikan spoiler. Jika Anda tidak bisa mengikuti serial atau film favorit, itu adalah kesalahan Anda. Buktinya, Netflix membuat situs untuk membuka semua rahasia tayangan favorit Anda. Di tahun 2014, mereka merilis situs Spoil Yourself yang bertujuan khusus untuk memberikan spoiler pada pelanggan mereka. Agak menyebalkan ya.

Menebak Waktu yang Dibutuhkan Untuk Memilih Tayangan

Netflix memiliki data yang sangat besar atas pelanggannya. Mereka mencatat bahwa rata-rata pelanggan membutuhkan waktu sekitar dua menit untuk memilih tayangan apa yang akan mereka tonton. Canggih!

Tidak Mencantumkan Rating

Jumlah penonton setiap program adalah hal yang bersifat rahasia bagi penyedia layanan streaming video ini. Hal tersebut juga disebabkan karena layanan mereka didasarkan pada jumlah pelanggan, bukan jumlah penonton per tayangan. Namun jangan khawatir, bagi para pencari rating, Anda masih bisa melihatnya di Google kok.

Lebih Populer Dari TV Kabel

Jumlah penonton Netflix semakin meningkat setiap tahunnya. Di tahun 2017, jumlah pelanggannya naik sebanyak 50 juta. Ini berbanding terbalik dengan jumlah pelanggan TV kabel yang terus berkurang sebanyak 48 juta di waktu yang sama.
Jadi itulah beberapa fakta yang gak banyak orang yang mengetahuinya. Netflix kini menjadi penyedia layanan streaming video yang sangat kekinian. Penggemar Netflix rata-rata anak muda hingga dewasa. Saking populernya, ada istilah “Netflix and Chill”. Wow ada-ada saja ya!





Newer posts »