Biaya yang ditawarkan Netflix sedikit rumit.
(Source: www.pexels.com)

Beberapa tahun yang lalu, masyarakat hanya dibuat bingung dengan acara apa yang akan mereka tonton di televisi. Akan tetapi, semenjak jasa streaming video semakin gencar, masyarakat kini tidak hanya dibuat bingung akan acara apa yang akan ditonton, tetapi juga akan jasa streaming video apa yang harus dipakai dan mana yang memiliki tawaran paling menggiurkan.

Sekarang, sulit untuk mengingat masa dimana jasa streaming video masih belum beredar dimana saja. Bahkan, rasanya sulit sekali melihat sebuah perangkat, baik itu ponsel maupun komputer, yang tidak memiliki jasa streaming video dari salah satu perusahaan besar seperti Netflix atau Hulu. Lalu, mana jasa yang paling direkomendasikan? Haruskah seseorang langganan Netflix, atau malah langganan Hulu? Namun sebelum itu, simak sejarah kedua jasa streaming video tersebut.

Netflix Berawal Sebagai Penyedia DVD

Walaupun baru dikenal di luar Amerika Serikat sekitar tahun 2016, akan tetapi ternyata Netflix sudah memulai bisnis mereka di tahun 1997 sebagai sebuah perusahaan penyedia DVD seperti Blockbuster. Akan tetapi pada tahun 2007, Netflix mulai menawarkan jasa streaming konten yang kemudian menjadi bisnis utama mereka. Meski begitu, mereka masih tetap menawarkan jasa rental.

Sekarang, Netflix memiliki 151 juta anggota di seluruh dunia. Sementara di Amerika, anggota Netflix mencapai 60.1 juta. Bahkan, sebanyak 2.41 juta masih menjadi member Netflix dalam jasa rental DVD. Walaupun film merupakan salah satu alasan untuk menonton Netflix, namun akhir-akhir ini para pengguna jasa tersebut lebih menggunakan Netflix sebagai jasa untuk menonton acara televisi. Hal ini menciptakan budaya binge watch. Sebab, banyak program televisi yang ditawarkan Netflix sudah memiliki episode komplit. Sehingga banyak orang-orang menggunakan Netflix sebagai medium untuk catch up.

Hulu Lebih Menyasar Program Televisi

Sementara Netflix berfokus pada film, Hulu lebih kepada program televisi. Diluncurkan pada tahun 2008, Hulu banyak digunakan sebagai jasa pencari program televisi. Namun sayangnya, Hulu hanya dapat digunakan di Amerika saja. Sehingga bagi para pengguna Hulu di negara lain, mereka harus menggunakan jasa VPN agar dapat menembus batas internet. Baru-baru ini, Hulu sudah mencapai sebanyak 28 juta anggota.

Perbandingan Harga

Dahulu, Hulu menawarkan jasa gratis kepada penggunanya. Namun, mereka tidak menggunakannya lagi karena dengan gratis, Hulu hanya memiliki acara yang sangat sedikit dan dipenuhi dengan iklan. Sekarang, Hulu menawarkan harga sebanyak Rp 83 ribu perbulan. Meski harga sangatlah terjangkau dan relatif lebih murah dibandingkan dengan Netflix, tetapi Hulu masih menampilkan iklan. Apabila ingin menghilangkan iklan, Anda harus membayar biaya tambahan sebesar Rp 167 ribu perbulan. Hulu dapat digunakan oleh dua sampai tiga layar dalam waktu yang bersamaan. Sementara untuk profil, setiap akun hanya diperbolehkan memiliki enam profil yang berbeda.

Sementara untuk Netflix, biaya yang ditawarkan sedikit rumit. Semenjak tahun 2019, harga langsung melambung tinggi dengan kisaran Rp 125 ribu perbulan hanya untuk penayangan dalam satu layar. Sementara untuk penayangan di dua layar secara bersamaan dengan resolusi HD, Anda harus membayar sekitar Rp 181 ribu perbulan. Apabila Anda memiliki anggota keluarga yang banyak dan mereka juga ingin menikmati jasa streaming Netflix, Anda dapat membayar sebesar Rp 224 ribu perbulan untuk penayangan dalam empat layar dan resolusi Ultra HD. Seluruh jasa streaming Netflix, baik itu dengan harga paling murah sekalipun, tidak menawarkan iklan sama sekali. Untuk profil per akun, Anda dapat memiliki lima profil yang berbeda.

Konten Yang Ditayangkan

Konten merupakan hal yang paling krusial yang ditawarkan oleh jasa streaming video. Walaupun Netflix dulunya adalah tempat rental DVD dan lebih berfokus pada film, tetapi dalam jasa streaming video, Netflix hanya memiliki sekitar 31 judul film jika dibandingkan dengan daftar IMDb Top 250. Namun, hal tersebut ternyata masih lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah film yang dimiliki Hulu. Apabila ditotal, Netflix telah mengurangi film yang mereka sediakan sebanyak 2 ribu judul sejak tahun 2010. Namun dibalik hal itu terdapat sebuah alasan yang bagus. Sebab, kini Netflix lebih berfokus pada program televisi. Banyak sekali program original dari Netflix yang ditayangkan per season. Dan biasanya, satu season memiliki 10 hingga 13 episode yang langsung ditaruh di Netflix. Sehingga penggunanya dapat langsung menonton secara berturut-turut.

Untuk Hulu sendiri, Anda mungkin akan berpikir bahwa mereka memiliki posisi yang lebih baik dibandingkan dengan Netflix karena Hulu pernah dipegang oleh tiga jaringan TV kabel. Namun, beberapa program televisi yang tidak diproduksi oleh tiga jaringan TV kabel tersebut hanya akan berada di Hulu tergantung kontrak. Apabila kontrak tayang tersebut habis, maka seluruh episode yang ada di Hulu akan hilang. Akan tetapi, untuk program televisi yang sedang tayang, Anda dapat menonton episode selanjutnya dengan melakukan pembayaran ekstra. Sementara Netflix, Anda harus menunggu setidaknya seminggu setelah program televisi tersebut selesai, baru Anda dapat menonton episode barunya.

Program Eksklusif dan Original

Hulu memiliki beberapa program yang eksklusif seperti Rick and Morty, Seinfeld, dan South Park. Selain itu, mereka juga menayangkan beberapa program original seperti The Handmaid’s Tale dan Castle Rock. Karena program-program inilah pengguna Hulu meningkat secara drastis selama dua tahun belakangan ini.

Tidak kalah dengan Hulu, Netflix juga memiliki banyak program eksklusif. Bahkan, mereka rela mengeluarkan banyak uang untuk menayangkan Friends sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan kembali sitkom tersebut ke generasi baru. Namun, Netflix lebih dikenal dengan banyaknya konten original yang sangat fenomenal seperti Ozark, 13 Reasons Why, House of Cards, Orange Is The New Black, dan BoJack Horseman. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki beberapa film original seperti Bird Box dan Outlaw King.

Apabila Anda seorang pecinta film, maka Hulu adalah pilihan terbaik Anda karena katalog film yang dimiliki oleh Netflix tidak terlalu lengkap. Meskipun Anda harus melihat iklan di sela-sela ketika Anda sedang menonton, namun Hulu menawarkan harga yang lebih murah. Namun, apabila Anda pecinta program televisi dan ingin mengikuti acara apa saja yang sedang hits dibahas oleh masyarakat, maka Netflix adalah pilihan yang sangat tepat. Anda juga tidak perlu khawatir akan terus streaming karena kedua jasa tersebut menyediakan fitur untuk mengunggah apa yang ingin Anda tonton di kemudian hari. Langganan Netflix atau Hulu, semua pilihan ada di tangan Anda.